Lamborghini Huracán LP 610-4 t
Hosting Gratis
HomeBlog

LOMBOK BENCE


Sampai akhir era 90-an masyarakat Kota Kediri masih mengenal dan bisa merasakan lombok (cabe rawit) Bence. Nama lombok ini merujuk pada asal lombok ini yaitu Dusun Bence, Pakunden Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Lombok Bence memiliki keunggulan-keunggulan yang tidak dimiliki oleh jenis lombok lain. Selain rasanya lebih pedas, lombok Bence dikenal tahan lama dan tidak mudah busuk. Karena keunggulannya ini lombok Bence harganya lebih mahal dibanding harga lombok-lombok lain yang berasal dari berbagai daerah.

Tidak diketahui secara pasti mengapa lombok Bence memiliki rasa yang lebih pedas dan tidak mudah busuk. Banyak orang beranggapan hal tersebut karena faktor tanahnya, meskipun bibit lomboknya sama tapi kalau ditanam di kawasan Bence hasilnya pasti menjadi "lombok" Bence yang pedas dan tahan lama. Memang kalau kita mencermati beberapa kawasan di Kediri ada daerah-daerah yang memiliki keunggulan tertentu bila ditanami tanaman tertentu pula. Seperti daerah Plosoklaten yang sangat bagus bila ditanami tebu, sehingga tidak heran sejak jalam Belanda dulu daerah Plosoklaten menjadi sentra penghasil tebu unggulan. Atau daerah Ngancar dan Kandat yang menghasilkan nanas kualitas unggul.

Namun sejak tahun 2000-an komuditas lombok Bence sudah tidak dapat ditemukan lagi di pasaran. Bukan karena petaninya yang malas menanam jenis lombok ini tetapi lahan yang digunakan sebagian besar telah berubah fungsi. Lahan tersebut masuk dalam kawasan yang strategis, jalan utama yang menghubungkan Kediri dengan Blitar. Sebagian besar lahan tersebut adalah tanah kas desa Desa Pakunden. Karena letaknya yang strategis dan kepentinga-kepentingan ekonomi yang lebih mengedepan maka lahan lombok Bence "dikorbankan" untuk pembangunan perumahan. Maka sekarang kita tidak lagi kenal dan tidak lagi bisa menikmati pedasnya lombok Bence.

 

Back to posts
This post has no comments - be the first one!

UNDER MAINTENANCE
Deskripsi Iklan
Deskripsi Iklan
Deskripsi Iklan
Pasang Iklan Di Sini